Cara membuat judul situs dan deskripsi yang 'memaksa' untuk dikunjungi

Search engine seperti google atau yahoo sebenarnya dapat membaca setiap kalimat yang kita tulis dalam situs kita, tetapi posisi elemen title dan meta deskripsi merupakan posisi yang paling ideal untuk meletakkan keyword kita.

Posisi tadi tidak hanya untuk mendapatkan posisi bagis di mesin pencari, tetapi juga dalam rangka 'memaksa' pengunjung dengan kata-kata yang menarik, yang biasanya tersusun dari beberapa kalimat yang sewajarnya, bukan terdiri dari susunan kata baku saja. Walaupun mendapat ranking bagus pada google belum tentu situs kita dikunjungi karena deskripsi situs kita yang tidak membentuk suatu kalimat, tetapi hanya potongan keyword saja.

Title dan meta deskripsi sebaiknya dalam satu rangkaian kata yang saling berhubungan, tetapi lebih bagus lagi jika title mempunyai tingkat relevansi yang lebih dengan keyword yang kita inginkan. Selain itu title akan tercetak lebih tebal sehingga terlihat lebih penting.

Title yang panjang adalah lebih bagus

Judul atau title yang panjang, yang berupa kalimat lebih menarik untuk dikunjungi, karena dari situ sudah dapat dicerna maksud dari situs yang dimaksudkan. Secara logis pengunjung harus mengira-ira lebih dulu bila judul artikel hanya terdiri sari satu atau dua kata, apalagi kata-kata tersebut bersifat sangat umum.

Orang biasanya akan menbaca sekilas judul-judul dalam suatu majalah atau koran. Begitu juga dalam hasil pencarian, title pasti berupa hyperlink yang mempunyai warna yang berbeda atau tercetak lebih tebal. Bila judul panjang, akan lebih banyak kata-kata yang akan tertangkap mata pengunjung, diharapkan meraka akan membaca deskripsi dan mengklik.

Orang tidak membaca huruf, tapi mengenali kata

Ketika membaca orang tidak melihat huruf per huruf, tetapi dengan cepat mengenali kata. Dari hasil penelitian disebutkan bahwa orang mengenali kata dari bagian bentuk bagian atas huruf. Jika tidak percaya silakan tes. Cari sembarang tulisan di koran, dan tutup setengah bagian bawah. Anda akan masih tetap dapat membaca dengan lancar. Sekarang coba balik tutupi setengah bagian atas, dijamin anda akan kesulitan membacanya. Menarik bukan? Bagaimana itu dapat terjadi?

Penjelasannya adalah karena bagian atas tulisan lebih bervariasi ketinggian dan penampilannya, jadi permulaan kalimat dengan huruf kapital dan diteruskan huruf kecil akan lebih mudah dibaca. Kata dengan huruf kapital semua lebih susah dibaca, dan bila dibaca akan lebih membosankan. Kadang-kadang dalam suatu list yang terdiri dari huruf kapital semua, orang melewatinya alias tidak dibaca.

Informasi